Album Cover Zaman

Zaman

Ebiet G. Ade

6

Lelaki yang tersuruk di ketiak angin

Langkahnya terhambat, gamang, dan serba canggung

Gugup terbata-bata, hilang percaya diri

meski bersikeras tegak nampak tak ada daya

Wajahnya yang tampan bahkan terlalu manis

ditambahi polesan lengkaplah kegagalan

Jalan lenggang gemulai, enteng seperti kapas

Tak tercermin sikap jantan sebagaimana kodratnya lelaki

Ia bersembunyi menyimpan tangis yang tak kuasa dibendung

Ia jatuh cinta namun keburu sadar itu tak wajar

Tanda tanya bergolak di dalam fikirannya, "Berdosakah?"

Sedang ia pun tak menghendaki

Siapa gerangan yang dapat membantu menjawabnya?

Perempuan dongak di atas angin

Kepalanya bengkak penuh mimpi kekerasan

Tubuh sintal dan tegap menampilkan kejantanan

Tak tercermin sikap lembut sebagaimana kodratnya

Rambutnya yang kasar kotor berdebu

Diisapnya cerutu bibir retak terbakar

Langkah dihentak-hentak, galak seperti singa

Ia ingin tampil lengkap sebagaimana layaknya lelaki

Aku punya gagasan untuk mempertemukan mereka berdua

agar saling isi dengan cerita derita duka lara

Barangkali nanti tumbuh naluri sejati

dan kembali seperti sediakala

Semua jawabnya hanyalah Tuhan yang mengerti

Sekali lagi jawabnya hanya Tuhan yang mengerti