Album Cover Kalam Geram

Kalam Geram

Buli Ju

3

Kami adalah besi karat

Botol kiamat berlilit kawat

Sakit sekarat kandidat mayatMartir penggada tanpa granat

Kami adalah puisi, prosa dan kegilaan Zarathustra

"Hiduplah dalam bahaya. Jika sudah berlayar,

Bakarlah dermaga di belakangmu", kami menjumpai teks itu

Di sudut kota, pada satu lapakan, berisikan "Biksu

Tak Berjubah", wajah-wajah geram pencengkam

"Hidup yang Menolak Padam"

Kota ini di tubuhnya menyimpan 34781

Airmata mereka yang kesakitan. Kota ini selalu menyisakan 1

Ingatan yang kerap menjadikan kami tahanan perang kelas 1

Maka dengan kesadaran penuh kami bakar dermaga layar sabar

Walau berkali-kali terkapar, kami tetap menggenggam nazar

Melompati pagar dan tembok pengendali siklus pasar

Kami adalah komposisi gerombolan kombatan

Yang merindukan kehancuran sebagai jawaban

Kami adalah kosakata kematian di tengah palagan

Senantiasa terjaga serupa lolong serigala di hutan-hutan

Kami senantiasa keluar dari peta aman nyaman

Dorongan kami arak kuda belingsatan, permentasi ketan

Ibu kami keyakinan, Bapak kami dendam tanpa batasan

Kami lupakan setiap puisi di koran akhir pekan

Puisi kami adalah poster seruan, spanduk tuntutan

Selebaran pernyataan dan blokade akses kendaraan

Kami berjanji menjaga gerbang makam imaji depresan

Hasrat spontan syarat perhitungan: menjagal batok tiran

Kami adalah pewaris kelam tarian topan

Sutradara dan aktor pertunjukan kemuakan

Kami jalin konsolidasi dengan penambal ban

Memastikan setiap kesepakatan benar berjalan

Merebut papan iklan menjadi pusat keonaran

Kami adalah reinkarnasi tak berdefinisi

Langkah kami adalah takdir konfrontasi

Kepal kami amunisi penolak kuasa-relasi

Kami tak bisa dilacak dengan alat deteksi

Kami telah menjadi setiap koding petisi

Mosi Tidak Percaya: menjangkarkan visi

Menyusun lagi mimpi purba kami: insureksi

Demi Randi & Yusuf yang mati pada Reformasi

Dikorupsi, kami akan berdiri di shaf depan setiap aksi

Menebus setiap darah yang tercecer (oleh polisi) tanpa asuransi

Kami tak akan berhenti membentangkan kain kafan

Kami akan berhimpun dengan roh korban setiap zaman

Kami adalah hitam gagak pelekam godam dan ancaman

Kami tak akan berhenti membentangkan kain kafan

Kami akan berhimpun dengan roh korban setiap zaman

Kami adalah hitam gagak pelekam godam dan ancaman

Lagu lain oleh Buli Ju